Rabu, 16 April 2014

Sahabat-Sahabat Palsu

Pada hakikatnya manusia di anugerahi tuhan berbagai macam hal di dalam dirinya untuk membantu mereka ataupun hanya sekedar sebagai pelengkap saja.
Salah satu contoh hal yang membantu manusia atau hanya sekedar pelengkap dalam hidup mereka ialah sahabat, di antara mereka ada yang memiliki begitu banyak sahabat yang mencintai dan menyayangi mereka, mengetahui segala seluk-beluk kehidupan kita secara detail dan terperinci namun tidak sedikit pula mereka yang merasa hidup di dalam gelap kesunyian dan kehampaan, merasa berada dalam dunia tengah dimana tak ada seorang pun dapat di temukan di sana.
Tetapi, ada hal lebih kronis dibandingkan dengan seseorang yang merasa hidup di dalam gelap kesunyian dan kehampaan ialah seseorang yang hidup di kelilingi oleh begitu banyak sahabat-sahabat yang mencintai-nya bila hanya di hadapan-nya saja. Ya, mereka terlihat dan berprilaku layaknya seorang malaikat di hadapan kita, seorang yang siap mendengarkan keluh kesah kita, seorang yang rela menolong dan membela ketika kita berada di titik terendah, namun mereka akan berubah menjadi sosok yang berlawanan arah, sosok yang tidak akan mengagung-agungkan kita, membangga-banggakan kita pada orang lain layaknya seorang hamba yang bangga akan rajanya apabila ketika mereka tidak sedang berada dengan kita.
Inilah masalahnya, terkadang kita sulit untuk menemukan sosok yang telah di sebutkan di atas tadi dalam kehidupan kita, sosok ini mampu beradaptasi dan berbaur dengan baik dalam sosialisasi masyarakat, keberadaannya pun tidak tercium, hingga hampir tidak dapat di bedakan bila kita hanya menggunakan mata dalam mencarinya.
Maka, untuk mencari sosok-sosok bermuka dua seperti ini, menggunakan hati dan perasaan akan sangat membantu dalam menemukan mereka, karena apa yang dilihat oleh mata dan apa yang dirasa oleh hati akan sangat berbeda walaupun objek nya sama.
Cara ini akan bekerja, bila kita mengizinkan mata kita terbuka tanpa menutup hati kita, begitupun sebaliknya.

Selasa, 15 April 2014

Dari Justin Bieber Ke Metal

Postingan kali ini bercerita tentang idola gue antara smp dan sma yang amat sangat jauh berbeda. Jadi, waktu itu gue lagi suka-sukanya sama penyanyi yang sering banget ngelempar-lempar rambut nya ke samping, bahasa keren nya "flip hair", ya siapa lagi kalo bukan si justin bieber. Jadi pas gue smp, lagi jaman nya si justin bieber (maklum namanya juga ababil, apapun yang lagi nge-trend saat itu ya ngikutin aja deh). Gue perhatiin tuh si justin bieber dari mulai rambut gondrongnya sampe gaya fashion nya yang akhirnya membuat gue terpikat atau lebih tepat nya terjebak untuk ngikutin gaya nya yang kaya gay itu -_- Setelah berusaha abis-abisan niru gaya si justin bieber yang mirip gay itu, dan hasilnya gue gagal. Gue malah kaya orang sunda maksa pengen jadi bule.
Setelah putus asa ga bisa jadi kaya si justin, gue mulai nyari-nyari idola baru yang setidaknya bisa gue tiru dari karya musik nya bukan hanya dari sekadar fashion nya aja. And you know what? Gue bermanuver tajam dari yang tadinya mengidolakan cowok (setengah cowok sih sebenernya) yang gemulai ke sebuah band yang personil nya sangar.
Ya, gue mengidolakan band metal ( metal dalam konteks umumnya) kaya avenged sevenfold, asking alexandria, BMTH dan masih banyak lagi.


Gue sama temen sempet bikin band ber-aliran screamo dan deathcore. Gue berposisi sebagai drummer walaupun waktu itu belum terlalu bisa bawain lagu-lagu kaya gituan hehe.
Semenjak gue hijrah dari justin bieber ke metal semua hal berbau si justin gue buang, bukan karna benci sama si justin, tapi gue takut disebut banci. Itu aja sih alasan sederhana nya.

Dan pengalaman gue tadi telah membuktikan satu hal: bahwa musik dapat merubah hidup seseorang. Terserah itu baik ataupun tidak.


Wasalam,

Senin, 14 April 2014

Rekreasi Ke Alam Mimpi

Di hari kedua UN ini saya bangun agak terlambat, karna malamnya saya habiskan untuk ngobrol-ngobrol dengan teman saya. dia sebenarnya ga masalah mau begadang sampai pagi juga, orang dia kelas 11. Tentu aja dia siap untuk mendengarkan semua ocehan saya. Tapi dia bilang ke saya "gue kuat ko bergadang sampai pagi juga asalkan ada sesajen (kopi hitam sama rokok.) supaya kuat sampai pagi katanya.


Salah satu topik menarik yang kita bahas malam itu yaitu tentang lucid dream atau orang yang bisa sadar di alam mimpi, mereka bisa berjalan-jalan kemana saja mereka mau, berfantasi, melakukan hal-hal yang mustahil di lakukan di alam nyata, bahkan mereka bisa mengendalikan/mengatur mimpi sesuai keinginan mereka sendiri, dengan syarat mereka harus sadar bahwa mereka sedang berada di alam mimpi..nah, fase yang paling sulit untuk memasuki alam mimpi adalah kita tetap tersadar. Banyak orang yang mencoba dan gagal akibat mereka kehilangan kesadaran ketika sudah berada di batas antara alam nyata dan alam mimpi. Sayang sekali memang, mereka gagal ketika batas alam nyata dan alam mimpi itu hanya setipis kertas lagi.

Sebenarnya lucid dream bisa terjadi tanpa disengaja (kebetulan) tapi banyak juga cara disengaja dalam melakukan lucid dream ini. tapi saya terlalu malas ngasih tau nya. Jika kalian tertarik untuk mencobanya kalian tinggal search aja di google. Disana banyak yang menerangkan bagaimana caranya untuk melakukan lucid dream.

Dan di karenakan mata saya sudah ngajak bobo terus, ya akhirnya pembahasan kami tentang lucid dream di selesaikan di tengah pembicaraan yang lagi rame-rame nya itu.

Baiklah para pembaca yang budiman, saya cukupkan dulu sekian cerita tentang lucid dream ini sebelum memanjang ke lucifer (apa hubungannya.) nanti mungkin kalo ada waktu saya bakal cerita lebih detail lagi tentang lucid dream ini.

Wasalam,

Minggu, 13 April 2014

Malam Mengegangkan Bagi Para Pelajar (Malas)

Malam, bagi gue ini adalah malam yang paling menegangkan.
Kenapa malam ini gue sebut menegangkan? Ya, karena BESOK UN ! Ah, sialan. Pasti lu juga pernah ngerasain deh gimana rasanya ngadepin sesuatu yang lu takutin. Rasanya campur aduk, keluar keringat dingin, tegang, sampe bolak-balik ke wc. Bagi pelajar malas kaya gue hal ini menakutkan dan mungkin juga bagi pelajar-pelajar malas lainnya yang di dalem kepalanya ga ada tempat buat yang namanya pelajaran. Gue sendiri lebih suka memasukan sesuatu yang menyenangkan ke dalem kepala daripada harus masukin rumus-rumus matematika yang ga ada guna nya lagi kalo udah keluar sekolah.

Sebenernya hal paling gue takutin dari UN besok bukan masalah apa soal nya bakalan susah atau engga. Tapi, gue takut ngebunder-bunder tuh kertas jawaban, Maklum aja, soalnya kalo nge-itemin nya keluar dikit dari garis, habis lah gue. Komputer ga bakal bisa bacanya.

Tapi kalo kata si bondan mah ya sudahlah, kita liat aja apa yang akan terjadi besok hehe lebay yah. Ya udah deh, daripada curhatan ini semakin memanjang dan lu semakin bosen ngebacanya, gue cukupkan sekian dulu curhatannya. malam ini Gue mau belajar ngebunder-bunder buat besok.

Wasalam,